The Necklaces Part 2

The Necklaces

INI APA?! Semalem minta pendapat Reason apa Heartless yang mau publish duluan, yang muncul malah yang ini!

Oops! Calm down! FF ini udah aku tulis dari kemarin-kemarin dan baru selesai pagi ini sambil nungguin rendeman baju haha apa banget sih ya. Continue reading “The Necklaces Part 2”

Advertisements

Fate (History Long Version) Part 6

Hari berganti hari, bulan berganti bulan, dan tahun berganti tahun. Sudah dua tahun semenjak dibawanya Chanyeol ke Jerman. Kim Rae Ah merasakan kehampaan tanpa Chanyeol di sisinya.

Komunikasi di antara mereka bahkan tidak terjalin dengan baik. Tahun pertama, hubungan komunikasi itu masih berjalan lancar. Chanyeol dioperasi setelah beberapa minggu menjalani perawatan intensif di rumah sakit di jerman. Tubuh Chanyeol sudah lebih baik ketika terakhir kali Rae Ah menghubunginya. Laki-laki itu sudah kembali tampan seperti sedia kala.

Entah apa yang membuat Chanyeol tiba-tiba tidak pernah mau menjawab panggilannya. Laki-laki itu bahkan tidak melakukan kewajiban yang mereka sepakati, ia diwajibkan menelepon Rae Ah setiap pagi waktu Korea. Mereka kehilangan kontak. Tepatnya Chanyeol yang memutus kontak di antara mereka sejak delapan bulan lalu. Continue reading “Fate (History Long Version) Part 6”

Love Girl Part 1

Di penghujung musim dingin ini, seorang laki-laki tampan tanpa cela tampak melamun. Ia duduk di salah satu kursi taman. Kursi yang berbeda dari yang lainnya. Kursi yang berwarna hitam sedangkan lainnya berwarna merah. Laki-laki itu menatap lurus ke depan namun pikirannya menerawang jauh ke belakang. Mengingat masa lalu seolah menjadi kegiatan favoritnya selama setahun belakangan ini.

Hingga setahun yang lalu, di tempat ini, hal-hal indah selalu mengitarinya. Di tempat ini ia menciptakan kenangannya bersama seorang gadis yang sangat ia cintai. Seorang gadis yang telah menawan hatinya sejak empat tahun lalu, bahkan hingga saat ini. Hatinya sudah dibawa bersama kepergian gadis itu.

Hingga saat ini laki-laki itu tidak pernah melupakan hal kecil apapun yang berhubungan dengan Jung Inhye. Setahun lalu, gadis itu pergi dengan membawa seluruh hati yang dimiliki oleh laki-laki itu karena sebuah kecelakaan. Continue reading “Love Girl Part 1”

Fate (History Long Version) Part 3

Previous Part: –Part 1Part 2

 

Suasana gelap di dalam kamar bernuansa full-orange ini tetap tidak mampu membuat seorang Kim Rae Ah terlelap. Bayangan ketika Kyuhyun menciumnya terus berputar-putar dalam benaknya. Gadis itu menatap langit-langit kamar dengan tangan berada di dadanya. Ia sedang berusaha menahan debaran di dalam dadanya. Debaran itu, entah kenapa terasa begitu menyenangkan. Ia pernah mengalami ini ketika untuk pertama kali Chanyeol menciumnya. Ya, ia juga terus berdebar setelahnya. Apakah mungkin ia menyukai Kyuhyun? Tidak. Di hatinya hanya ada Chanyeol, ia sangat yakin akan hal itu. Ini hanya efek keterkejutannya saja. Ya, benar. Lupakan saja, Kim Rae Ah!

Continue reading “Fate (History Long Version) Part 3”

That Mafia is My Girl Part 2

Earlier in Some Place.

 

Irine menatap tajam orang-orang di depannya. Sepuluh orang laki-laki yang akan mengemban tugas darinya. Oh, Irine akan siap menjadi mafia yang sesungguhnya setelah ini. Ia sudah tidak sabar untuk memiliki software ciptaan kekasihnya itu, Bryan Trevor. Dua hari yang lalu ia berhasil mengorek informasi tentang keberadaan software itu. Hanya dengan berpura-pura, Irine dapat membuat Bryan mengatakan di mana software itu. Tidak. Bryan tidak bodoh. Tentu saja Irine tidak menanyakan perihal software itu secara gamblang.

Continue reading “That Mafia is My Girl Part 2”

Fate (History Long Version) Part 2

Previous part *Part 1 – 

 

Chanyeol tersenyum samar melihat Rae Ah menundukkan kepalanya begitu dalam. Chanyeol tahu, gadisnya itu merasa ketakutan sekarang. Sebenarnya Chanyeol hanya ingin mengerjai gadisnya ini. Chanyeol mengangkat tangan kanannya lalu mengusap puncak kepala Rae Ah. Rae Ah tertegun. Refleks ia mendongkkan kepalanya. Betapa bahagianya gadis itu ketika melihat cengiran menyebalkan khas seorang Park Chanyeol tercetak sempurna di wajah tampannya.

“Aku tahu. Aku hanya mengerjaimu, bodoh!” Rae Ah mengepalkan tangannya. Ia marah kali ini. Tidak tahukah Chanyeol betapa ia ketakutan? Ia takut Chanyeol tidak mempercayainya dan pergi dari kehidupannya. Mata Rae Ah berkaca-kaca membuat Chanyeol kalang-kabut dibuatnya.

“Rae, kau kenapa?” Rae Ah menepis tangan Chanyeol saat laki-laki itu akan menyentuh wajahnya yang telah berurai air mata.

Continue reading “Fate (History Long Version) Part 2”