I’ll Be Your Legs

kyubumgirl

I’ll be Your Legs

Seung Hyub menatap nanar pintu ruang rawat di hadapannya. Air mata tidak henti-hentinya mengalir sejak mendengar penjelasan dokter mengenai keadaan kekasihnya saat ini. Baru saja ia bernafas lega karena kekasihnya telah bangun dari tidur panjangnya, kenyataan pahit lagi-lagi harus diterimanya. 

 

Laki-laki dengan tinggi 181cm itu melangkahkan kakinya untuk masuk ke dalam ruangan yang mana ada kekasihnya di dalam. Ia mencoba mengatur raut wajahnya sedemikian rupa agar terlihat baik-baik saja.

Welcome back, darl.” Ucap Seung Hyub dengan nada yang dibuat seriang mungkin. Seung Hyub mencium kening gadisnya, cukup lama.

I miss you so much. I was sleep too long, huh? I’m sorry,” Seung Hyub merebahkan tubuhnya di samping Rae Ah, hal yang selalu dilakukannya selama ini, agar gadisnya itu tidak ketakutan.

Seung Hyub memeluk gadis itu dengan menenggelamkan wajahnya di leher sang kekasih. Laki-laki itu sedang menahan tangisnya yang bisa kembali pecah kapanpun.

Hey, what’s wrong? Are you crying?” Gadis itu mengusap tangan kanan Seung Hyub yang melingkar di perutnya.

Nothing. I- I just missin’ you too much, darling.
“Aku bau. Pasti sudah lama sekali aku belum mandi,” Seung Hyub terkekeh mendengar ucapan gadisnya itu.

“Ya, sudah lama sekali kau tidak mandi. Mau aku mandikan?” Seung Hyub mengerling nakal, membuat Rae Ah membulatkan matanya. Gadis itu memukul bahu kekar Seung Hyub, “byeonttae!”

Seung Hyub tertawa pelan melihat ekspresi kesal Rae Ah, ekspresi yang sangat dirindukannya, ekspresi yang sudah satu tahun menghilang.


Seung Hyub baru saja masuk saat dilihatnya Rae Ah tengah bersimpuh di lantai dengan isakan yang memenuhi ruangan serba oren itu. Hatinya perih. Gadisnya pasti tengah mencoba untuk berjalan, dan bodohnya, Seung Hyub tidak mengatakan apapun sebelum pergi membeli sarapan.

Dengan panik Seung Hyub menghampiri gadis itu, memeluknya. Hatinya perih mendengar isakan gadisnya yang begitu menyayat hati.

Gadisnya, Kim Rae Ah, setelah koma satu tahun ia dinyatakan mengalami kelumpuhan sementara. Ya, kelumpuhan sementara yang bahkan dokter saja tidak dapat memprediksi sampai kapan kelumpuhan itu akan berakhir.

“Kenapa bisa di sini, sayang?” Seung Hyub mengelus punggung kurus Rae Ah, dengan menahan desakan air mata yang ingin keluar dari pelupuk matanya.

“Kenapa tidak mengatakannya padaku?! Kenapa tidak mengatakan padaku bahwa aku lumpuh, Lee Seung Hyub?!!” Gadis itu memukul-mukul dada Seung Hyub, menyalurkan rasa kecewanya pada Seung Hyub yang tidak memberitahunya mengenai kelumpuhan itu.

Seung Hyub mengeratkan pelukannya. Sungguh, ia hanya belum siap untuk mengatakannya pada gadis ini. Seung Hyub belum siap melihat ekspresi gadisnya seperti saat ini. Laki-laki itu semakin mengeratkan pelukannya saat Rae Ah berusaha untuk melepasnya.

I’m sorry. Aku– Aku hanya belum siap melihatmu kecewa, sayang.” Seung Hyub mengecup puncak kepala Rae Ah. Ia melonggarkan pelukannya lalu menggendong gadis itu yang sudah mulai berhenti memberontak. Seung Hyub merebahkan Rae Ah di ranjangnya.

Gadis itu memalingkan wajahnya, mengisyaratkan bahwa ia sedang tidak ingin melihat Seung Hyub. Tidak, gadis itu tidak marah atau kecewa pada Seung Hyub. Tidak sedikitpun. Gadis itu hanya merasa sudah tidak pantas untuk berada di samping Seung Hyub.

Putra tunggal perdana menteri Lee Seung Joon tidak pantas untuk bersanding dengan gadis lumpuh. Masih banyak di luar sana gadis yang seribu kali lebih sehat, dan cantik.

Seung Hyub menghela nafasnya dengan berat. Ia tahu gadisnya kecewa, dan sedih. Gadis yang begitu bebas menginjakkan kakinya di manapun ia mau, gadis yang tidak pernah ingin menyusahkan orang lain, pasti akan sulit untuk menerima kenyataan ini.

“Ibu dan ayahmu saat ini seharusnya sudah berada di bawah langit Korea. Kibum hyung baru mendapatkan penerbangan pagi ini dari CA, dan Jongwoon hyung mungkin lima jam lagi akan sampai dari Jerman.” Seung Hyub duduk di samping Rae Ah. Tangannya mengelus rambut gadis itu yang masih memalingkan wajahnya.

“Kenapa kau tidak seperti mereka saja?” tanya gadis itu dengan suara yang bergetar, menahan desakan yang begitu menyakitkan di dalam dadanya. Seung Hyub mengernyit, berusaha mencerna maksud dari pertanyaan Rae Ah.

“Seharusnya kau seperti mereka. Tidak mengabaikan pekerjaanmu hanya demi menemani gadis lumpuh di sini, Seung Hyub.” Nafasnya tercekat. Gadis itu masih belum bisa menerima kenyataan.

“Tidak, sayang. Jangan berkata seperti itu, aku mohon!” Seung Hyub mulai menitikkan air matanya. Inilah yang sangat ditakutkan olehnya jika gadis itu tahu mengenai kondisinya. Gadis itu akan kecewa pada dirinya sendiri.

“Pergi, Seung Hyub! Di luar sana masih banyak gadis yang seribu kali lebih sehat daripada aku,” Seung Hyub mengangkat tubuh kurus Rae Ah, membawanya ke dalam dekapan hangat yang selalu menjadi candu bagi seorang Kim Rae Ah. Seung Hyub mendekap gadisnya dengan begitu erat, seolah-olah ia akan kehilangan gadis itu jika melepasnya.

“Memangnya kenapa jika di luar sana banyak gadis yang seribu kali lebih sehat dibanding kau, Kim Rae Ah? Kelumpuhan itu hanya sementara. Kau akan sembuh, sayang.” Seung Hyub menenggelamkan wajahnya di bahu Rae Ah.

“Aku hanya bisa menyusahkanmu, Seung Hyub. Kenapa tidak kau akhiri saja-” ucapan Rae Ah terputus bersamaan dengan menempelnya bibir Seung Hyub dengan bibirnya. Tidak, Seung Hyub tidak akan membiarkan gadisnya melontarkan kalimat yang begitu menyakitkan.

“hubungan kita,” lirih Rae Ah saat Seung Hyub melepas tautannya.

“Kau ingin aku mengakhiri hubungan kita? Kau bersedia untuk bertanggung jawab jika hidupku berantakan setelah kita berpisah, Kim Rae Ah?” Seung Hyub menggeram, suaranya meninggi. Ia tidak mengerti dengan jalan pikiran gadis itu.

Seung Hyub menangkup wajah tirus Rae Ah, menatapnya lekat, menarik nafas lalu membuangnya perlahan.

Listen to me, Kim Rae Ah! I love you. Can’t it be a reason for you to let me stay by your side? I’ll be your legs if you allow me to. I’ll be everything you needs. Don’t ask me to go away from your world cause I can’t!” Rae Ah menarik tubuh Seung Hyub ke dalam dekapannya. Gadis itu mulai terisak.

Bohong jika gadis itu benar-benar ingin Seung Hyub mengakhiri hubungan yang sudah berjalan selama lima tahun ini. Tidak mungkin Rae Ah dapat merelakan hubungan yang sudah dibangun sejak mereka sama-sama masih duduk di bangku universitas. Tidak, Rae Ah tidak rela jika harus melepas Seung Hyub setelah berjuang mati-matian untuk mendapatkan restu dari orang tua kedua belah pihak. Rae Ah dan Seung Hyub sama-sama memiliki tunangan saat mereka saling jatuh cinta.

“Sudah pernah kukatakan bahwa Kim Rae Ah dan Lee Seung Hyub akan bersama selamanya. Jadi jangan pernah berpikir untuk pergi atau mengusirku dari hidupmu,” Seung Hyub mengeratkan pelukannya.

I love you, Lee Seung Hyub.”

THE END

Halooo! kyubumgirl bawa lagi FF dengan cast Lee Seung Hyub, nih! Oke, aku lagi tergila-gila sama si Gangnam Cold City Man-nya N.Flying ini. kkk baiklah, semoga FF ini menghibur readers ya. jangan lupa komentarnya sangat dinantikan! Budayakan menghargai karya orang lain, ya! ^^

Advertisements

Author: kyubumgirl

Calon wartawan yang lebih suka sama makanan daripada tubuh ideal.

12 thoughts on “I’ll Be Your Legs”

  1. astaga!!!!
    br baca ini dan ini sweet bgt.
    awalnya nda mw baca soalnya nda knal n flying& seung hyub.
    tapi pnasaran hahahaha.
    akhirnya baca dan sk!!!
    astaga manis sx couple ini.
    plng ak kata2 si seung hyub yg ini “ Listen to me, Kim Rae Ah! I love you. Can’t it be a reason for
    you to let me stay by your side? I’ll be your legs if you allow me
    to. I’ll be everything you needs. Don’t ask me to go away from
    your world cause I can’t! ”
    aaaaaaa langsung melting wkwkwk

  2. hmmm
    aku ga begitu tau n.flying

    tapi aku suka ma ini ff
    wahhh…emang
    ini cowok membuktiin kalo dia itu sayang banget banget banget sama rae ahhh

    moga rae ah cepet sembuh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s