Camp Nou (Sequel of We’ll Fight for Our Love)

Nama : Kyubum Girl
Judul Cerita :
Camp Nou (Sequel of We’ll Fight for Our Love)
Tags :
Kim Kibum
Genre : Romance
Rating : G
Length :
Ficlet

Camp Nou is so fuckin’ awesome, right?

 

Camp Nou

Seorang laki-laki duduk termenung memandang kosong objek didepannya. Tatapannya tidak beralih sedikitpun dari lapangan hijau dengan panjang 105 meter itu sejak beberapa jam yang lalu. Otaknya menerawang jauh ke belakang, mengingat bayangan perempuannya dengan wajah berseri mengungkapkan keinginannya untuk merayakan hari jadi pernikahan mereka di lapangan yang ia pandangi saat ini, Camp Nou, markas tim asal Catalan, Barcelona.

“Aku ingin merayakan hari jadi pernikahan kita di Camp Nou, oppa.” ucap sang istri dengan riang.

“Old Trafford saja.” balas sang suami.

“Ya Kim Kibum! Aku ingin Camp Nou, bukan Old Trafford!” sang suami hanya tertawa melihat istrinya yang sudah menyilangkan tangan di depan dada, kesal.

“Pernikahan kita saja baru berjalan enam bulan, nyonya Kim. Bagaimana bisa kau memikirkan itu, eoh?” tidak ada respon dari sang istri. Kibum benar-benar terkikik geli dibuatnya.

“Baiklah, tanggal sepuluh sampai dua puluh April tahun depan akan ku suruh manajerku untuk mengosongkan jadwal.”

“Untuk apa?”

“Tentu saja untuk merayakan hari jadi pernikahan kita.”

“Di Camp Nou?” tanya sang istri antusias.

“Old Trafford!”

“Oppa!!”

Bayangan percakapan itu terus saja berputar di memorinya. Bayangan lain kembali muncul. Bayangan tentang perempuannya yang begitu menggilai Lionel Messi. Kegilaannya terhadap pemain Barcelona asal Argentina itu membuat perempuannya begitu tergila-gila pula pada dunia jurnalistik.

“Aku ingin menjadi wartawan yang diakui dunia agar aku bisa dengan mudah mewawancarai Messi di Camp Nou.” ucapnya mantap ketika ditanya tentang cita-citanya.

“Tapi kenapa kuliah jurusan bisnis?”

“Aku tidak bisa menolak harapan appa. Kyuhyun oppa lebih memilih jadi artis, Rae Jin eonni memilih jadi designer.” ucapnya lirih.

“Tapi tenang saja, aku sudah bergabung dengan tim pers universitas. Belajar tidak hanya di bangku formal, bukan?” lanjutnya lagi.

“Kau benar! Tapi, Cho Rae Hyun, benarkah hanya Leo Messi saja yang ingin kau wawancarai?” tanya Kibum.

“Tentu tidak. Aku akan mewawancaraimu dan Kyuhyun oppa terlebih dahulu, baru Messi.”

Bayangan-bayangan itu selalu bermunculan tanpa diperintah terlebih dahulu, terutama ketika ia sendirian.

Kibum bangkit dari tempat duduknya, namun tatapannya masih sama seperti beberapa jam yang lalu, kosong. Ia berjalan ke bawah menuju lapangan hijau.

Disinilah ia berdiri saat ini. Di tengah-tengah lapangan yang luas.

“Camp Nou masih sama mengagumkannya seperti empat tahun yang lalu, yeobo.” lirih Kibum. Ya, empat tahun lalu saat hari jadi pernikahan mereka yang pertama, Kibum benar-benar mengabulkan keinginan Rae Hyun untuk merayakannya di Camp Nou. Tentu saja Rae Hyun sangat senang. Rae Hyun berlarian di lapangan hijau itu. Sedangkan Kibum hanya tersenyum bahagia melihat istrinya yang begitu dingin dan cuek di hadapan orang lain, namun selalu bertingkah seperti anak kecil dan manja di hadapan Kibum.

“Camp Nou mengagumkan, bukan?”

“emh.”

“Setelah ini kita ke Old Trafford, oppa! Sayang sekali jika hanya Spanyol yang kita kunjungi.”

“Tapi sebelum ke Old Trafford, kita ke Bernabeu dulu.”

Celotehan-celohan Rae Hyun ketika di Camp Nou tidak jauh dari stadion-stadion yang ingin ia kunjungi. Perempuannya itu benar-benar penggila bola!

Kejadian-kejadian empat tahun lalu masih sangat segar di ingatan Kibum. Bahkan ketika istrinya harus meninggal sesaat setelah melahirkan buah cinta mereka.

Kandungan Rae Hyun sangat lemah. Dokter sangat menganjurkan untuk menggugurkan kandungan itu. Kibum bahkan ingin melakukan itu, namun keinginan Rae Hyun untuk melahirkan anaknya sangat kuat. Tidak ada yang bisa membujuknya. Tidak Kyuhyun, tidak pula Kibum. Mereka akhirnya membiarkan Rae Hyun mempertahankan kandungannya.


“Appa, kenapa berdiri disini?” seorang anak perempuan berusia kurang lebih empat tahun menarik ujung jas yang dikenakan Kibum. Kibum seakan tersadar dari mimpinya. Ia lupa bahwa ada malaikat kecilnya disini.

“Ah, mianhae. Apakah appa terlalu lama mengabaikanmu?” tanya Kibum seraya mensejajarkan tubuhya dengan putri semata wayangnya.

“Gwenchana, appa. Lagipula tadi Rae Hyun main bersama eomma.”

“Jangan bercanda, sayang. Eomma tidak mungkin ada disini.” Kibum mengacak rambut anaknya.

“Aku tidak bohong, appa!” ucap Rae Hyun kesal. “Tadi Rae Hyun benar-benar bermain dengan eomma. Sebelum pergi eomma juga bilang pada Rae Hyun bahwa Rae Hyun harus menjaga appa, karena appa harus hidup bahagia.” Kibum tertegun mendengar ucapan putrinya. Diedarkannya pandangan pada seluruh penjuru Camp Nou. Kosong. Memang tidak ada siapa-siapa selain mereka berdua.

Kibum menutup matanya bersamaan dengan angin yang berhembus kencang. Saat itulah ia merasakan ada yang memeluknya dari belakang. Tanpa membuka matanya, Kibum tersenyum mendengar bisikan dari belakangnya. Pelukan itu juga masih dirasakannya.

“Live happily, oppa. I’ll always with you. Come here when you miss me. Try to give your heart to another person. Camp Nou is so fuckin’ awesome, right?” Kibum tersenyum mendengar kalimat terakhir bisikan itu. Angin berhenti berhembus. Begitupula dengan pelukan yang dirasakannya.

“Appa, Aku ingin ke Old Trafford! Disini membosankan!” Rengekan Rae Hyun membawa kembali kesadaran Kibum.

“Emh, besok kita kesana, eoh?”

“emh! Tadi aku melihat eomma memeluk appa.” Kibum tersenyum dan menggendong putrinya lalu melangkah keluar meninggalkan Camp Nou.

Cho Rae Hyun, terima kasih kau telah mempertahankan malaikat kecil kita. Aku sangat mencintaimu.

Kim Rae Hyun, terima kasih telah hadir dalam kehidupan appa. Saat ini dan kedepannya, kau akan menjadi satu-satunya alasan untuk appa tetap bernafas. Appa sangat mencintaimu.

-THE END-

Advertisements

Author: kyubumgirl

Calon wartawan yang lebih suka sama makanan daripada tubuh ideal.

8 thoughts on “Camp Nou (Sequel of We’ll Fight for Our Love)”

  1. rae hyun meninggal padahal banyak rintangan yg mereka hadapi untuk bisa bersama emang sih jalan tuhan kita ga tau dan rae hyun ninggalin putri yang cantik buat kimbum biar ga bersedih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s